BANJARMASIN, KLIKINDONESIA – Andi Rustianto resmi dan sah terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Selatan periode 2026–2029.
Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia Nomor: KEP.948/DPP-KNPI/V/2026 tentang susunan kepengurusan DPD KNPI Kalimantan Selatan periode 2026–2029.
Pelantikan pengurus DPD KNPI Kalimantan Selatan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 20.00 WITA hingga selesai, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin.
Momentum pelantikan ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi kepemudaan di Banua sekaligus mempertegas peran KNPI sebagai rumah besar pemuda di Kalimantan Selatan.
Selain dihadiri jajaran pengurus dan organisasi kepemudaan, agenda tersebut juga direncanakan menghadirkan tokoh pemuda, unsur pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam kepemimpinannya, Andi Rustianto mengusung semangat “Pemuda Bertumbuh, Banua Maju” sebagai arah gerakan KNPI Kalsel ke depan. Semangat tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya pemuda yang aktif, progresif, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
KNPI Kalsel juga diharapkan menjadi wadah pemersatu organisasi kepemudaan, ruang kaderisasi generasi muda, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan berdaya saing.
Adapun rangkaian acara pelantikan meliputi pembukaan, tarian selamat datang, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KNPI, laporan ketua panitia, prosesi pelantikan, sambutan-sambutan, hiburan Madihin, menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Bangun Pemuda Pemudi, hingga penutup acara.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan kolaborasi pemuda Banua dalam menghadapi tantangan pembangunan di era modern.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2029, KNPI Kalimantan Selatan diharapkan mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan generasi muda serta memperluas ruang partisipasi pemuda dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kepemimpinan daerah.








