Dalam pertemuan tersebut, Andi Rustianto menegaskan bahwa KNPI Kalsel di bawah kepemimpinannya siap bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah mendorong pembangunan kepemudaan yang inklusif serta memperkuat kolaborasi antar Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
“Pemuda harus hadir sebagai agen perubahan. KNPI Kalsel ingin menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda Banua untuk bertumbuh, bersatu, dan berkontribusi nyata bagi daerah,” ujar Andi dengan penuh optimisme.
Hadapi Tantangan Era Digital Lebih lanjut, silaturahmi ini menjadi momentum penguatan sinergi menghadapi tantangan global. Andi menyoroti tiga hal krusial yang harus disiapkan jajaran pemuda saat ini: adaptasi cepat di era digital, pemanfaatan bonus demografi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.
Andi menekankan bahwa pemuda Kalimantan Selatan memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan baik agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah.
“Dengan semangat persatuan, kami ingin pemuda Kalimantan Selatan semakin solid dan mampu mengambil peran dalam pembangunan Banua. Kita harus menjadi bagian dari solusi dan gerakan kemajuan,” tambah Andi Rustianto.
Komitmen untuk Banua Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menghasilkan kesepahaman mengenai pentingnya komunikasi berkelanjutan antara organisasi kepemudaan dan pemerintah provinsi. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang aktif, kreatif, dan inovatif.
Dengan komitmen “Pemuda Bertumbuh, Banua Maju”, KNPI Kalsel di bawah nakhoda Andi Rustianto bertekad membawa energi baru dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Kalimantan Selatan melalui peran aktif pemuda.








