BANJARMASIN, KLIKINDONESIA– DPD KNPI Kalimantan Selatan berencana menggelar diskusi dan bedah film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita sebagai upaya membangun ruang edukasi dan literasi kritis bagi kalangan pemuda.
Ketua DPD KNPI Kalsel, Andi Rustianto, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengajak generasi muda memahami isu secara objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh opini yang berkembang di ruang publik maupun media sosial.
Menurutnya, KNPI Kalsel mendukung kebebasan berekspresi, namun setiap karya atau tayangan publik tetap harus mengikuti ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku.
“Pemuda harus mampu menyikapi isu secara bijak dan kritis. Karena itu, diskusi ini hadir sebagai ruang dialog dan edukasi, bukan ruang provokasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, KNPI Kalsel juga menolak apabila film tersebut ditayangkan secara bebas tanpa melalui proses sensor atau penilaian resmi dari lembaga berwenang.
Dalam forum diskusi nanti, berbagai aspek akan menjadi bahan kajian, mulai dari sisi hukum, sosial, budaya, hingga dampaknya terhadap persatuan bangsa dan generasi muda.
KNPI Kalsel berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya pemuda yang cerdas dalam menyaring informasi, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjaga kondusivitas di tengah dinamika isu nasional.








