BMKG Jelaskan Cuaca Panas “All Out” di Indonesia, Termasuk Kalimantan Selatan

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca panas ekstrem melanda sejumlah wilayah di Indonesia, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi. (Foto:Ilustrasi/Klikindonesia.co)

i

Cuaca panas ekstrem melanda sejumlah wilayah di Indonesia, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi. (Foto:Ilustrasi/Klikindonesia.co)

KLIKINDONESIA – Cuaca panas ekstrem melanda sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan, dalam beberapa hari terakhir. Suhu udara siang terasa menyengat dan membuat masyarakat mengeluh gerah.

BMKG menjelaskan, fenomena panas ini bukan gelombang panas (heatwave) seperti di negara subtropis. Suhu di Indonesia masih tergolong wajar, meski terasa tidak nyaman pada siang hari.

“Fenomena ini bukan akibat gelombang panas. Kondisi panas kemungkinan masih berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025,” tulis BMKG melalui akun resminya, @infobmkg.

BMKG menyebut, posisi semu Matahari yang kini berada di selatan ekuator menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya intensitas panas di wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan.

Posisi ini membuat daerah bagian tengah dan selatan Indonesia menerima sinar Matahari lebih langsung sehingga permukaan bumi terasa lebih panas.

Selain itu, angin timuran dari Australia membawa massa udara kering yang membuat pembentukan awan menjadi minim. Akibatnya, sinar Matahari lebih mudah mencapai permukaan bumi tanpa penghalang.

BMKG menambahkan, minimnya tutupan awan di sejumlah daerah memperkuat efek panas. Meskipun sebagian wilayah telah memasuki musim hujan, pembentukan awan masih belum merata.

“Udara kering membuat awan sulit terbentuk, sehingga panas Matahari langsung terasa terik di permukaan,” jelas BMKG dalam unggahan infografisnya.

Kondisi ini membuat suhu siang hari terasa meningkat, terutama di wilayah pesisir dan perkotaan yang memiliki kelembapan rendah seperti Banjarmasin, Kotabaru, dan Batulicin.

BMKG mengimbau masyarakat Kalimantan Selatan untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, seperti hujan disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara lokal.

Adapun rekomendasi BMKG kepada masyarakat, antara lain menjaga kesehatan dengan cukup minum air putih, menghindari paparan sinar Matahari langsung, serta rutin memantau informasi cuaca.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tidak panik menghadapi cuaca panas ini, namun tetap waspada terhadap dampaknya pada kesehatan dan lingkungan.

“Pantau terus info cuaca terkini serta peringatan dini melalui kanal resmi BMKG,” tutup keterangan resmi lembaga tersebut.

Follow WhatsApp Channel kalsel.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temui Disnakertrans Kalsel, Ini 6 Isu Strategis yang Dibawa K-SERBUSAKA dan GEBRAKSI
Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dan Mondi Group Dirikan Usaha Patungan Kantong Kemasan
Jelang Pendaftaran ke Dewan Pers, DPP PJS Gelar Rapimnas Sekaligus Rayakan HUT ke-4
Kinerja Indocement 2025 Tetap Solid di Tengah Tekanan Pasar, Laba Tumbuh 12 Persen
Bupati Kotabaru Hadiri Kunker Reses Komisi II DPR RI di Kalsel, Bahas Optimalisasi BUMD dan PAD
Kotabaru Hebat: Bupati Kotabaru Dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inspiratif di Antasari Award 2026
Bupati Kotabaru Teken Nota Kesepakatan dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Bupati Kotabaru Audiensi Program LSDP ke Kemendagri

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

Temui Disnakertrans Kalsel, Ini 6 Isu Strategis yang Dibawa K-SERBUSAKA dan GEBRAKSI

Jumat, 17 April 2026 - 16:39 WIB

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dan Mondi Group Dirikan Usaha Patungan Kantong Kemasan

Selasa, 7 April 2026 - 15:06 WIB

Jelang Pendaftaran ke Dewan Pers, DPP PJS Gelar Rapimnas Sekaligus Rayakan HUT ke-4

Senin, 6 April 2026 - 17:57 WIB

Kinerja Indocement 2025 Tetap Solid di Tengah Tekanan Pasar, Laba Tumbuh 12 Persen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:13 WIB

Bupati Kotabaru Hadiri Kunker Reses Komisi II DPR RI di Kalsel, Bahas Optimalisasi BUMD dan PAD

Berita Terbaru