KOTABARU, KLIKINDONESIA – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar dan Pertalite di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru. Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, menyatakan keprihatinannya atas situasi ini.
“Kami sangat prihatin dengan kelangkaan Solar dan Pertalite di Kotabaru. Ini tentu mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Abu Suwandi dalam keterangan, Sabtu (2/5).
Abu Suwandi menegaskan bahwa Komisi II siap untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Jika ada surat masuk dari masyarakat atau pihak terkait yang meminta diadakannya Rapat Dengar Pendapat (RDP), pihaknya akan segera menjadwalkan pertemuan tersebut.
“Kalau ada surat masuk untuk RDP, saya siap untuk memanggil Pertamina. Kami ingin mempertanyakan langsung mengenai penyebab kelangkaan ini dan langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasinya,” tegas Abu Suwandi.
Pihaknya juga akan mendesak Pertamina untuk memberikan penjelasan yang transparan dan solusi yang konkret guna memastikan ketersediaan BBM di Kotabaru kembali normal.
Di tengah situasi kelangkaan BBM, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.
Masyarakat diharapkan untuk hemat dalam penggunaan BBM, mengurangi penggunaan BBM untuk keperluan yang tidak mendesak, serta tidak melakukan panic buying dengan membeli BBM dalam jumlah berlebihan karena dapat memperparah kelangkaan.
Abu suwandi juga meminta masyarakat melaporkan jika terlihat ada penyimpangan, seperti dugaan penimbunan atau praktik penyimpangan distribusi BBM, untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib.
“Segera laporkan jika melihat oknum yang memanfaatkan situasi untuk menimbun BBM,” tandasnya.
Pihaknya akan terus mengawal permasalahan kelangkaan BBM ini dan berupaya mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat Kotabaru.








