KOTABARU, KLIKINDONESIA – Menjawab keresahan para tenaga pendidik terkait penundaan pembayaran Insentif Daerah (Insenda), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotabaru, Ahmad Romansa, S.Pd., MAP, memberikan klarifikasi resmi. Pihaknya memastikan bahwa proses pencairan saat ini sudah memasuki tahapan teknis dan akan segera terealisasi.
Penundaan ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan guru dan tenaga honorer di Bumi Saijaan. Namun, Ahmad Romansa meminta para pendidik untuk tetap tenang dan tidak berkecil hati.
Dalam penjelasannya, Ahmad Romansa mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi mendalam untuk mencari penyebab utama keterlambatan tersebut. Hasilnya, tim Disdikbud telah menemukan titik permasalahan atau “benang merah” yang selama ini menjadi penghambat.
“Kami sudah melakukan evaluasi menyeluruh dan alhamdulillah sudah ditemukan titik benang merahnya. Kami mengidentifikasi adanya kendala teknis yang menyebabkan keterlambatan pembayaran Insenda bagi teman-teman pendidik,” ujar Ahmad Romansa saat memberikan keterangan, selasa (28/04/2026).
Ia menegaskan bahwa keterlambatan ini murni karena masalah administratif dan teknis, bukan karena adanya unsur kesengajaan atau pengabaian terhadap hak-hak guru.
Memahami beban kerja dan dedikasi para guru di lapangan, Ahmad Romansa menyampaikan pesan menyentuh agar para pendidik tetap fokus menjalankan tugas mulianya mencerdaskan anak bangsa.
“Jangan galau. Itu adalah hak para pendidik. Selama mereka mengajar, maka akan mendapatkan hak tersebut. Dinas Pendidikan tetap memperhatikan hak-hak para tenaga pendidik, kami tidak pernah mengabaikan itu,” tegasnya.
Pihak Dinas Pendidikan juga berkomitmen untuk melakukan perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Evaluasi yang dilakukan saat ini diharapkan menjadi fondasi agar pola pembayaran ke depannya lebih tepat waktu.
Langkah cepat yang diambil Disdikbud Kotabaru ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran para tenaga pendidik. Ahmad Romansa berharap, dengan ditemukannya solusi teknis ini, proses birokrasi pembayaran insentif akan berjalan lebih lancar.
“Ke depannya, kami upayakan tidak ada lagi keterlambatan seperti ini. Kami ingin teman-teman di lapangan bekerja dengan nyaman karena hak-haknya terpenuhi dengan baik,” tutupnya.
Saat ini, para tenaga pendidik diminta untuk memantau proses administrasi di satuan pendidikan masing-masing seiring dengan bergulirnya tahapan pencairan ke rekening penerima.








