DLH Kotabaru Gencarkan Program BAPILAH, Ubah Paradigma Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, KLIKINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memacu kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga melalui sosialisasi program BAPILAH (Badan Pilah dan Tanggung Jawab Sampah).

Kegiatan tersebut digelar di Wisata Rampa Berkah, Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Selasa (14/4/2026), sebagai langkah strategis membangun kesadaran kolektif masyarakat.

Kepala DLH Kotabaru, Melinda Ratna Agustina, menegaskan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah.

Menurutnya, sampah bukan lagi sekadar masalah, melainkan tanggung jawab bersama yang memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.

“Kita sadar selama manusia beraktivitas, sampah akan selalu ada. Tujuannya adalah menekan volume sampah ke TPA melalui pemilahan dari sumbernya, baik organik maupun anorganik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemilahan sampah tidak hanya menjaga kesehatan lingkungan dari risiko penyakit, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan, DLH Kotabaru juga menjalankan patroli BAPILAH yang berfungsi sebagai pengawasan sekaligus edukasi langsung kepada masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan warga dalam membuang dan memilah sampah sesuai aturan.

Camat Pulau Laut Utara, Frida Yusiana, menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“Sosialisasi ini adalah langkah awal, namun kunci utamanya ada pada keberlanjutan. Peran kepala desa, RT, dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menyampaikan edukasi hingga ke rumah tangga,” katanya.

Kepala Desa Rampa, Syamsir Alam, menyambut baik program tersebut dan mengajak masyarakat menjadikan pengelolaan sampah sebagai budaya baru.

“Sampah adalah cerminan masa depan anak cucu kita. Mari kita jadikan budaya memilah sampah sebagai gaya hidup, dan Desa Rampa sebagai percontohan di Kotabaru,” tegasnya.

Sebagai penutup kegiatan, peserta yang terdiri dari perwakilan PT Arutmin Indonesia, tokoh masyarakat, dan warga mengikuti praktik langsung pemilahan sampah organik dan anorganik.

Dengan komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel kalsel.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriah dan Spektakuler, Expo Saijaan 2026 Tutup Rangkaian Hari Jadi Kotabaru ke-76
GEBRAKSI Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Sejakah, Tegaskan Komitmen Solidaritas untuk Masyarakat Kotabaru
Buka KKRI SMK Taruna, Danlanal Kotabaru, Keberhasilan Tidak Dibangun dengan Kemalasan
GEBRAKSI Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Semayap Kotabaru
DPRD Kotabaru Dukung Program MBG di Pulau Laut Sigam untuk Perkuat Generasi Sehat
Ketua DPRD Kotabaru Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Embarkasi Syamsudin Noor
Pemkab Kotabaru Lepas 309 Jamaah Haji Tahun 1447 H,
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Kotabaru, Wabup Tekankan Peran Aktif Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:46 WIB

Meriah dan Spektakuler, Expo Saijaan 2026 Tutup Rangkaian Hari Jadi Kotabaru ke-76

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:24 WIB

GEBRAKSI Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Sejakah, Tegaskan Komitmen Solidaritas untuk Masyarakat Kotabaru

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:26 WIB

Buka KKRI SMK Taruna, Danlanal Kotabaru, Keberhasilan Tidak Dibangun dengan Kemalasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:27 WIB

GEBRAKSI Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Semayap Kotabaru

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:15 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Embarkasi Syamsudin Noor

Berita Terbaru