KOTABARU, KLIKINDONESIA – Kabupaten Kotabaru kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor pariwisata nasional. Pada tahun 2026, daerah berjuluk Bumi Saijaan ini kembali masuk dalam jajaran 125 Kharisma Event Nusantara (KEN) yang dikurasi langsung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Masuknya Kotabaru dalam kalender event nasional tersebut menegaskan konsistensi daerah dalam mengembangkan pariwisata berbasis potensi lokal, khususnya wisata bahari dan budaya pesisir.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E. mengungkapkan bahwa jumlah event yang masuk KEN pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 110 event.
“Tahun 2026 ini, secara nasional terdapat 125 event Kharisma Event Nusantara. Untuk Kalimantan Selatan sendiri ada tiga daerah yang terpilih, yakni Tapin, Loksado, dan Kotabaru. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita,” ujar Sonny, Selasa (3/2/2026).
Pemerintah Kabupaten Kotabaru telah mengusulkan jadwal pelaksanaan event pada 25–26 Juli 2026, yang dipilih berdekatan dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru, sehingga diharapkan mampu meningkatkan euforia dan kunjungan wisatawan.
Tahun ini, Kotabaru tetap mengusung tema khas bahari “Magic from the Sea” (Keajaiban dari Laut). Tema tersebut dinilai memiliki kekuatan tersendiri karena merepresentasikan identitas Kotabaru sebagai daerah kepulauan dengan kekayaan laut yang melimpah.
Menurut Sonny, tema bahari inilah yang menjadi daya tarik kuat di mata pemerintah pusat karena menonjolkan keunikan yang tidak dimiliki daerah lain.
Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang terpusat di kawasan Siring Laut, penyelenggaraan KEN 2026 di Kotabaru dirancang lebih menonjolkan unsur budaya lokal, khususnya budaya Suku Bajau Sama yang bermukim di wilayah Rampah.
“Siring Laut adalah wajah kota, tetapi substansi event kali ini ingin lebih mengangkat budaya Suku Bajau Sama di Rampah sebagai leluhur masyarakat pelaut. Konsepnya kita hubungkan kemeriahan di pusat kota dengan kekayaan budaya lokal,” jelasnya.
Terkait berbagai cerita atau fenomena tak terduga yang sempat mewarnai event di tahun-tahun sebelumnya, Sonny menanggapi dengan bijak. Ia menilai hal tersebut sebagai bagian dari kepercayaan masyarakat setempat, namun menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah pelestarian nilai tradisi dan budaya.
Melalui event berskala nasional ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap promosi pariwisata dapat menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga mancanegara.
“Target kita bukan hanya seremonial. Event ini diharapkan mampu menarik wisatawan dan investor, sehingga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta kemajuan sektor pariwisata Kotabaru,” pungkas Sonny.
Masuknya Kotabaru dalam Kharisma Event Nusantara 2026 sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.








