Pemkab Kotabaru Kukuhkan Komitmen Bersama Tekan Stunting Melalui Penandatanganan Bersama

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen penegasan komitmen Pemkab Kotabaru melalui penandatanganan bersama dalam rembuk stunting, Kamis (22/5/2025), diikuti seluruh stakeholder terkait.

i

Momen penegasan komitmen Pemkab Kotabaru melalui penandatanganan bersama dalam rembuk stunting, Kamis (22/5/2025), diikuti seluruh stakeholder terkait.

KOTABARU, KALSEL [KLIKINDONESIA] – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menunjukkan keseriusannya dalam menurunkan angka stunting dengan menggelar penandatanganan komitmen bersama dalam kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2025 yang digelar di Aula Partisipasi Bapperida, Kamis (22/5/2025).

Penandatanganan komitmen bersama dilakukan oleh Bupati Kotabaru yang diwakili oleh  Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, bersama jajaran Forkopimda, para kepala SKPD, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Kotabaru.

“Ini bukan sekadar formalitas. Saya ingin semua pihak benar-benar menjalankan komitmen ini di lapangan. Karena menyelamatkan masa depan anak-anak Kotabaru adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Syairi Mukhlis di hadapan para peserta.

Kepala DPPPAPPKB Kotabaru, Sri Sulistyani, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk merumuskan rencana kerja yang terpadu dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa semua anak di Kotabaru tumbuh sehat, cerdas, dan produktif. Melalui rembuk ini, kita menyamakan persepsi dan langkah,” jelasnya.

Dalam penjelasannya, Sri juga mengungkapkan tren stunting di Kotabaru yang mengalami fluktuasi. Berdasarkan data survei kesehatan, prevalensi stunting pada tahun 2021 berada di angka 21,8%, meningkat pada 2022 menjadi 31,6%, namun menurun tajam pada 2023 ke angka 20,1%.

“Dengan adanya penandatanganan komitmen ini, kami optimis tren penurunan stunting akan terus berlanjut dan mencapai target nasional 14% pada tahun 2029,” katanya.

Kegiatan rembuk stunting ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk percepatan penurunan stunting yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

Penandatanganan komitmen bersama di akhir acara menjadi penegasan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat adalah kunci sukses untuk menyelesaikan persoalan stunting secara tuntas di Bumi Saijaan.[]

Penulis : Ummy

Follow WhatsApp Channel kalsel.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriah dan Spektakuler, Expo Saijaan 2026 Tutup Rangkaian Hari Jadi Kotabaru ke-76
GEBRAKSI Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Sejakah, Tegaskan Komitmen Solidaritas untuk Masyarakat Kotabaru
Buka KKRI SMK Taruna, Danlanal Kotabaru, Keberhasilan Tidak Dibangun dengan Kemalasan
GEBRAKSI Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Semayap Kotabaru
DPRD Kotabaru Dukung Program MBG di Pulau Laut Sigam untuk Perkuat Generasi Sehat
Ketua DPRD Kotabaru Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Embarkasi Syamsudin Noor
Pemkab Kotabaru Lepas 309 Jamaah Haji Tahun 1447 H,
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Kotabaru, Wabup Tekankan Peran Aktif Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:46 WIB

Meriah dan Spektakuler, Expo Saijaan 2026 Tutup Rangkaian Hari Jadi Kotabaru ke-76

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:24 WIB

GEBRAKSI Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Sejakah, Tegaskan Komitmen Solidaritas untuk Masyarakat Kotabaru

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:26 WIB

Buka KKRI SMK Taruna, Danlanal Kotabaru, Keberhasilan Tidak Dibangun dengan Kemalasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:27 WIB

GEBRAKSI Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Semayap Kotabaru

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:15 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Embarkasi Syamsudin Noor

Berita Terbaru