KOTABARU, KLIKINDONESIA – Isu mengenai adanya menu berbahan babi di Boom Bakery Kotabaru mendadak viral di media sosial sejak Kamis (18/9/2025) malam. Kabar tersebut sontak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat dan memicu berbagai spekulasi.
Menanggapi isu yang berkembang, Linda Hendra, selaku owner Boom Bakery, dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia memastikan bahwa kafenya tidak pernah sekalipun menjual menu non-halal.
“Saya pastikan di Boom Bakery tidak ada menu khusus non-Muslim, apalagi berbahan babi. Isu itu jelas merusak reputasi usaha yang saya bangun selama 15 tahun,” tegas Linda, Kamis (18/9/2025).
Lebih lanjut, Linda menjelaskan bahwa sejak April lalu pihaknya sebenarnya sudah mengajukan sertifikasi halal. Namun, proses tersebut sempat terhambat karena adanya salah komunikasi terkait persyaratan administrasi.
“Kami sudah ajukan sejak April, tapi ada miss komunikasi soal persyaratan sehingga progresnya terhenti. Meski begitu, kami tetap berkomitmen melanjutkannya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kotabaru, melalui Kabid Perindustrian dan UMKM, H. Joni Fahamsyah, ST., M.AP., langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Ia menegaskan, kabar yang menyebut Boom Resto & Bakery menjual menu babi adalah tidak benar alias hoaks.
“Kami pastikan isu yang beredar tidak benar. Setelah kami cek langsung, informasi tersebut murni hoaks dan tidak ada menu non-halal di Cafe Boom,” tegas Joni.
Lebih jauh, Joni menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mempermudah proses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Menurutnya, beberapa persyaratan bahkan sudah difasilitasi secara gratis.
“Insya Allah, dalam satu bulan izin halal bisa keluar. Kebetulan MUI provinsi juga sudah melakukan audit. Hasilnya nanti akan kami publikasikan secara resmi,” ungkapnya.
Selain itu, Joni mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia menekankan, hoaks semacam ini dapat merugikan pelaku usaha yang berupaya menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen.
“Kami imbau masyarakat Kotabaru agar tidak mudah terprovokasi. Pilah dulu informasinya, jangan sampai berita bohong justru merugikan UMKM kita sendiri,” tutup Joni.
Dengan adanya klarifikasi dari owner maupun pemerintah daerah, diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa produk Boom Resto & Bakery aman, halal, dan tetap layak menjadi pilihan kuliner di Kotabaru.








