KOTABARU, KLIKINDONESIA – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Kotabaru melakukan audiensi dan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru di Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, Senin (27/4/2026).
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Karang Taruna Kotabaru, Ali Susantri, S.Pd.I., didampingi Wakil Ketua M. Subhan, S.HI., M.H., Sekretaris Fauzi, serta jajaran pengurus lainnya. Turut hadir Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Kotabaru, Saifullah, S.Pd., M.A.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Karang Taruna Kotabaru Ali Susantri menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bentuk koordinasi dengan pemerintah daerah, mengingat Bupati dan Wakil Bupati memiliki peran strategis sebagai pembina organisasi kepemudaan.
“Audiensi ini penting untuk memperkuat sinergi antara Karang Taruna dan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Selain membahas penguatan organisasi, Karang Taruna juga mengajukan permohonan dana hibah untuk mendukung berbagai kegiatan yang direncanakan pada tahun 2026. Menurut Ali, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama dalam menjalankan program secara optimal.
“Kami memiliki banyak program sosial yang bisa dilaksanakan, namun sering terkendala keterbatasan anggaran. Karena itu, dukungan pemerintah sangat kami harapkan,” jelasnya.
Ia berharap, permohonan dana hibah tersebut dapat diakomodasi dalam perubahan anggaran daerah, sehingga berbagai program kepemudaan dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.
“Kami berharap anggaran untuk Karang Taruna bisa terealisasi dalam perubahan anggaran tahun ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua MPKT Kabupaten Kotabaru, Saifullah, menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan oleh pengurus Karang Taruna. Ia menilai, sebagai organisasi sosial kepemudaan, Karang Taruna memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Karang Taruna harus menjadi motor penggerak di tingkat desa dan kecamatan. Karena itu, perhatian dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Ia juga mendorong agar Forum Komunikasi Karang Taruna (FKKT) di tingkat kecamatan segera dibentuk, guna mengaktifkan kembali Karang Taruna di desa-desa yang saat ini mengalami kevakuman.
Menurutnya, penguatan organisasi harus dibarengi dengan komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan sinergi yang baik antar pengurus.
“Dengan sinergi yang kuat, Karang Taruna akan mampu meningkatkan kompetensi anggotanya dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Saifullah juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam mendukung visi daerah melalui semangat Kotabaru Hebat (Harmonis, Energik, Bermartabat, Amanah Taqwa).
Sementara itu, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli menerima langsung permohonan dana hibah tersebut dan menyatakan akan memprosesnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara Karang Taruna dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, sehingga berbagai program kepemudaan dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.








