Kotabaru — Upaya penyegaran birokrasi kembali dilakukan Muhammad Rusli dengan melantik dan merotasi sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Senin (16/3/2026).
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendorong peningkatan kinerja pelayanan publik di daerah.
Pelantikan yang berlangsung di ruang kerja bupati tersebut dihadiri para asisten, staf ahli, Kepala BKPSDM, serta jajaran kepala SKPD. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, serta pakta integritas.
Dalam sambutannya, Muhammad Rusli menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan.
“Rotasi ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan memperkuat organisasi agar lebih adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sejumlah pejabat yang mengalami rotasi di antaranya:
- Ronny Hendrayadi dari Kepala Badan Pendapatan Daerah menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
- Sonny Tua Halomoan dari Kepala Disparpora menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah
- Kamirudin dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Kepala Disparpora
- Muhammad Fuad Fahruddin dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Johanuddin dari Staf Ahli Bupati menjadi Kepala Badan Kesbangpol
- Akhmad Rajudinoor dari Kepala Kesbangpol menjadi Staf Ahli Bupati
Bupati juga menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan.
“Saya minta pejabat yang dilantik segera beradaptasi dan bekerja maksimal. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Rotasi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap kinerja aparatur guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Dengan langkah ini, Pemkab Kotabaru berharap kinerja organisasi perangkat daerah semakin efektif, responsif, serta mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.








