KOTABARU, KLIKINDONESIA– Keluhan warga terkait kerusakan jalan di Kecamatan Pulau Laut Timur yang viral di media sosial mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Senin (2/3/2026).
Video yang beredar luas memperlihatkan kondisi jalan berlubang dan berlumpur, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru, Eka Saprudin, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menindaklanjuti laporan tersebut.
Menurutnya, penanganan infrastruktur jalan merupakan kewajiban pelayanan publik dan bukan sekadar respons atas viralnya video di media sosial.
“Informasi dari masyarakat, terlepas dari adanya video tersebut, memang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk menindaklanjuti. Ini adalah urusan pelayanan publik yang harus kami penuhi,” tegasnya.
Pemkab Kotabaru melalui dinas teknis terkait telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mempercepat perbaikan jalan di wilayah tersebut.
Pertama, melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna memetakan titik-titik kerusakan prioritas yang membutuhkan penanganan segera.
Kedua, mengupayakan dukungan anggaran melalui skema Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kotabaru.
Ketiga, pemerintah menargetkan penyelesaian jalan lingkar Pulau Laut, mulai dari Tanjung Seloka hingga Berangas, agar dapat tuntas dan fungsional pada tahun 2026 mendatang.
Sekda menegaskan bahwa kondisi jalan yang layak sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa. Kerusakan infrastruktur dinilai dapat menghambat distribusi logistik dan berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok.
“Harapan kita semua, infrastruktur jalan ini segera baik. Jika jalan lancar, distribusi barang ke desa-desa tidak terhambat, harga-harga stabil, dan ekonomi masyarakat pun akan tumbuh,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta mendorong percepatan perbaikan agar aktivitas warga di Kecamatan Pulau Laut Timur kembali normal.








