KOTABARU, KLIKINDONESIA – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76, Pemerintah Daerah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menghadirkan program kesehatan prestisius.
Bekerja sama dengan program nasional Korpri Pusat, BKPSDM menggelar layanan vaksinasi HPV sebagai langkah nyata pencegahan kanker leher rahim (serviks).
Program ini menjadi angin segar bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Saijaan, mengingat biaya yang ditawarkan jauh di bawah harga pasar.
Jika biasanya masyarakat harus merogoh kocek lebih dari Rp1 juta untuk satu dosis vaksin HPV di klinik swasta, melalui program ini peserta cukup membayar Rp290.000 saja.
Kepala BKPSDM Kotabaru, Anang Muhammad Zen, menjelaskan bahwa harga terjangkau ini merupakan hasil subsidi dari program pusat yang disinergikan dengan peringatan hari jadi daerah.
“Biayanya sangat ringan karena ada subsidi. Ini adalah kesempatan bagi ASN maupun keluarganya untuk mendapatkan proteksi kesehatan maksimal dengan harga yang sangat kompetitif,” ujar Anang, Rabu (22/4/2026).
Salah satu keunggulan program kali ini adalah fleksibilitas penggunaan Nomor Induk Pegawai (NIP). Program ini tidak hanya terbatas bagi pegawai yang bersangkutan, tetapi juga bisa dinikmati oleh orang terdekat.
Dengan muota yang tidak dibatasi, pihak penyedia layanan kesehatan akan melayani berapapun jumlah peminat dari kalangan ASN Kotabaru.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 19 Mei 2026, dengan masa pendaftaran yang telah dibuka sejak 17 April dan akan ditutup pada 15 Mei mendatang.
Adapun caranya peserta cukup mengakses link pendaftaran yang telah disosialisasikan oleh BKPSDM melalui unit kerja masing-masing. Pastikan data yang dimasukkan valid agar proses administrasi berjalan lancar.
“Kami berharap momentum Hari Jadi ke-76 ini tidak hanya sekadar perayaan, tapi juga membawa dampak kesehatan nyata bagi keluarga besar ASN di Kotabaru. Semakin banyak yang ikut, semakin baik untuk pencegahan dini kanker serviks,” tutup Anang.
Sumber Berita: Penanews








