Tradisi Mappanre Tasi 2025 di Teluk Tamiang: Warga Pesisir Rayakan Syukur dan Kebersamaan

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Teluk Tamiang mengangkat kapal hias untuk prosesi pelepasan ke laut pada tradisi Mappanre Tasi 2025.

i

Warga Teluk Tamiang mengangkat kapal hias untuk prosesi pelepasan ke laut pada tradisi Mappanre Tasi 2025.

KOTABARU, KLIKINDONESIA — Suasana pesisir Teluk Tamiang tampak lebih meriah dari hari-hari biasa. Doa, lantunan adat, dan canda tawa anak-anak berpadu dalam rangkaian Pesta Laut Mappanre Tasi 2025, Kamis (20/11/201/25).

Tradisi turun-temurun ini menjadi wujud syukur masyarakat nelayan atas rezeki laut yang mereka peroleh sepanjang tahun sekaligus permohonan keselamatan untuk pelayaran berikutnya.

Sejak pagi, warga berkumpul di rumah Kepala Desa untuk mengikuti doa bersama. Para nelayan senior tampak hadir dengan pakaian adat, membawa harapan agar laut tetap memberikan hasil melimpah dan keselamatan bagi seluruh masyarakat pesisir.

Bagi mereka, Mappanre Tasi bukan sekadar ritual budaya. Ia merupakan simbol hubungan spiritual antara manusia, laut, dan Sang Pencipta—tradisi yang menjaga keseimbangan antara adat dan keimanan.

Tepat pukul 12.00 Wita, prosesi utama dimulai. Kepala kambing beserta replika kapal hias nelayan dilepaskan ke lautan Teluk Tamiang. Masyarakat memandang dengan khidmat, seolah mengirimkan ucapan terima kasih atas berkah laut yang selama ini mereka terima.

Prosesi ini menjadi simbol harapan dan doa agar para nelayan selalu berada dalam lindungan ketika menghadapi ombak dan angin yang tak menentu.

Ketua Lembaga Adat Ade Ogi, Arif Amin, menyampaikan pesan bermakna bagi warga.

“Mappanre Tasi bukan hanya tradisi, tetapi jati diri kita. Selama kita menjaga laut, laut akan menjaga kita,” ujarnya.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa kelestarian laut adalah tanggung jawab bersama, demi anak cucu dan kehidupan masyarakat pesisir.

Usai prosesi, berbagai penampilan adat seperti pencak silat, tarian tradisional, serta sambutan tokoh masyarakat memeriahkan rangkaian acara. Wajah-wajah warga dipenuhi kebanggaan melihat budaya mereka tetap lestari hingga sekarang.

Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Pulau Laut Barat, Koramil 1004-11 Pulau Laut Barat, dan Dinas Perhubungan. Pesta Laut Mappanre Tasi 2025 berakhir pada pukul 14.00 Wita dalam kondisi aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.

Follow WhatsApp Channel kalsel.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriah dan Spektakuler, Expo Saijaan 2026 Tutup Rangkaian Hari Jadi Kotabaru ke-76
GEBRAKSI Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Sejakah, Tegaskan Komitmen Solidaritas untuk Masyarakat Kotabaru
Buka KKRI SMK Taruna, Danlanal Kotabaru, Keberhasilan Tidak Dibangun dengan Kemalasan
GEBRAKSI Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Semayap Kotabaru
DPRD Kotabaru Dukung Program MBG di Pulau Laut Sigam untuk Perkuat Generasi Sehat
Ketua DPRD Kotabaru Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Embarkasi Syamsudin Noor
Pemkab Kotabaru Lepas 309 Jamaah Haji Tahun 1447 H,
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Kotabaru, Wabup Tekankan Peran Aktif Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:46 WIB

Meriah dan Spektakuler, Expo Saijaan 2026 Tutup Rangkaian Hari Jadi Kotabaru ke-76

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:24 WIB

GEBRAKSI Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Sejakah, Tegaskan Komitmen Solidaritas untuk Masyarakat Kotabaru

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:26 WIB

Buka KKRI SMK Taruna, Danlanal Kotabaru, Keberhasilan Tidak Dibangun dengan Kemalasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:27 WIB

GEBRAKSI Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Semayap Kotabaru

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:15 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Embarkasi Syamsudin Noor

Berita Terbaru