KOTABARU, KLIKINDONESIA – Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra Polri Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pelatihan Quick Response kecelakaan lalu lintas (QR33) dalam rangka meningkatkan kemampuan anggota dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas, Sabtu (27/9/2025).
Kegiatan berlangsung di Aula SMA Budi Utomo, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru, dengan diikuti 66 peserta yang terdiri dari pembina dan anggota SENKOM Kotabaru.
Acara dihadiri langsung Ketua SENKOM Provinsi Sukaji, didampingi Wakil Ketua Sumanto, Bendahara Sutopo, Kepala Biro Hukum dan HAM Suseno, serta jajaran pembina Kotabaru seperti H. Sugino Darto, Supono, Supardi, dan Ketua SENKOM Kotabaru Memet Wahyudi beserta anggota.
Dalam sambutannya, Sukaji menegaskan pentingnya pelatihan QR33.
“Melalui kegiatan ini, anggota SENKOM dituntut siap siaga menghadapi kondisi darurat di jalan raya yang memerlukan pertolongan cepat dan tepat,” ujarnya.
Sukaji menambahkan, pembekalan ini merupakan bentuk nyata komitmen SENKOM Mitra Polri dalam mendukung program Pemerintah dan Kepolisian, khususnya dalam menjaga ketertiban berlalu lintas dan kesiapsiagaan menghadapi kecelakaan.
“Semakin banyak anggota yang paham QR33, baik teori maupun praktik, maka semakin cepat penanganan korban kecelakaan di lapangan,” jelasnya.
Selain itu, Sukaji juga mengapresiasi kinerja SENKOM Kotabaru yang dinilai berhasil menjalin kerjasama erat dengan Forkopimda setempat.
“Terima kasih atas kinerja SENKOM Kotabaru. Prestasi ini bisa jadi percontohan bagi kabupaten/kota lain di Kalsel,” tambahnya.
Wakil Ketua SENKOM Kalsel, Sumanto, yang menjadi pemateri, menjelaskan QR33 adalah sistem respons cepat untuk penanganan kecelakaan lalu lintas.

Tujuan pelatihan QR33 di antaranya:
1. Meningkatkan kesiapsiagaan anggota dalam menangani kecelakaan.
2. Membentuk tim respons cepat terhadap kejadian laka lantas.
3. Memperkuat peran Senkom sebagai mitra Polri dalam penanggulangan bencana dan darurat.
“Segera setelah pelatihan, bentuk tim QR33 agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Sumanto.
Sementara itu, Ketua SENKOM Kotabaru, Memet Wahyudi, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterima organisasinya.
“Alhamdulillah, keberadaan SENKOM di Kotabaru sudah diakui pemerintah daerah, termasuk Kesbangpol,” ujarnya.
Ia menambahkan, SENKOM Kotabaru sering dilibatkan dalam berbagai rapat kedaruratan bersama Polres, Kesbangpol, Basarnas, hingga BPBD.
“Kami siap terus hadir dalam penanggulangan musibah dan bencana, demi membantu masyarakat luas,” pungkasnya.








